-->

Cari tulisan / Find an article

Thursday, 22 May 2014

Senja

Kala mata terhenti memandang
Hanya ada sepercik ingatan yg siap diurai,
Tiada kata yg bisa kembali terucap

Senja,
Waktu yg tak pernah kuinginkan berakir
Ketika peluk itu masih ada..
Dengan terhiaskan langit merah jambu,
Kau lepaskan dekapan ini

Senja,
Mungkinkah kau kembalikan smuanya??
Smua asa mimpi yg tlah tiada
Kini,hanya ku terduduk sepi sendiri
Disini tanpa ada seorangpun disisi

Sunday, 23 June 2013

NANAS

      
      Buah yg satu ini jelas tak asing lagi bagi kita tentunya. Dibalik bnyak mitos buruk tentang buah segar ini tersimpan bnyak sekali manfaat bagi tubauh kita. Kebanyakan orang menganggap buah ini tidak baik terutama untuk ibu hamil,yg katanya ni bisa menggugurkan janin. Sebenarnya kalo dimakan dalam porsi yg tidak berlebihan nanas aman untuk dikonsumsi oleh smua orang,ibu hamil juga tentunya..

     Nah sekarang akan kita bahas beberapa manfaat dari buah nanas. Selain rasanya yg segar manis juga sdikit asam, nanas juga dapat melancarkan BAB bagi anda yg memiliki masalah pencernaan sering sembelit. Karna tekstur buahnya yg berserat nanas bisa membersihkan organ pencernaan kita. Nanas juga cocok bagi anda yg sedang diet,nah untuk yang ini saya sudah mencobanya sendiri dan hasilnya cukup memuaskan.

   Salah satu olahan nanas yg akan saya berikan kali ini adalah JUS FIBER yg cocok kita minum disiang hari untuk lbh menyegarkan siang hari kita.

     JUS FIBER
Bahan:
1/2 bh nanas yg tidak terlalu matang
2lmbr daun sawi hijau (ceisim)
1sdm perasaan air jeruk nipis
gula ato madu sesuai selera
es batu sesuai selera

Cara membuat:
Blender smua bahan hingga halus dan tercampur rata,siap diminum. Anda jg bisa menyaringnya terlebih dulu sebelum diminum jika tdk berkenan ada ampas dijus yg akan diminum.

SELAMAT MENCOBA...

Monday, 15 April 2013

MAKNA HIDUP

Arti sbuah hidup,,
bukan tuk bergelimang harta..
Bukan pula sbuah tahta,
skedar cinta yg selalu mengisi
stiap jengkal langkah,
stiap detik waktu yg berlalu..
Saling memberi,
melengkapi memberi arti untuk stiap hal yg terjadi..
Bukan sekedar ucap belaka,
namun kasih yg nyata...
Yang mampu membasuh hati yg kelu akan kepedihan.

Monday, 8 October 2012

Dengarkan aku Tuhan

Tuhan...
Hidup ini tak sederhana, bukan?
Kehidupan ini luar biasa kompleks ya?
Banyak sekali cabang di sekitarnya
Pada satu cabang, ada lagi banyak cabang
Pada cabang yang lain, ada lagi bermacam-macam cabang
Entah, dimana akan kudapati ujung dari tiap-tiap cabang itu

Tuhan...
Hidup ini rumit
Akan semakit rumit jika aku memikirkannya
Dan begitu sempit jika aku melihat dari satu sisi sudut pandang
Meskipun akan lebih luas jika menilai dari berbagai sisi
Namun, aku akan semakin gamang

Tuhan...
Kau tahu aku begitu lemah
Bahkan untuk berdiri tegakpun tak ada daya
Bagaimana mungkin aku bisa melanjutkan langkahku?
Tapi aku tahu, Tuhan
Engkau slalu ada di sisiku
Engkau tak akan biarkan aku tinggalkan dunia ini dalam kesia-sian

Tuhan...
Satu hal yang bisa aku lakukan
Menyerahkan semuanya padaMu
Dan Engkau kan melihatku
Menapaki hidup ini dengan cara berpikir yang tak lagi sama.



Sampit, 08 Oktober 2012

Monday, 3 September 2012

CURHAT

"Love is to tie our soul"
Do you think so? Do you believe that?
I always think if love always make somebody broke,
Sometimes love is blooming
like athe fragrance of a flowers,
But sometimes is it fading away like a flower too,
love sometimes lasts in love
but sometimes hurts instead...

Monday, 9 July 2012

Cinta Tak Sampai

Hari ini berjalan layaknya hari-hari sebelumnya,takada yg spesial namun ada yg menarik disiang hari ini. Tak kusadari selama ini atas smua yang terjadi membawa dampak yg begitu mengubah hdupku.Dari sbuah tatapan mata kemudian saling mencuri pandang,kini mulai ku menegur dng sapaan ringan "mari mas,"

Akirnya saat yang kunanti,sbuah impian yang selama ini kukira hanya akan menjadi bualanku menjadi sbuah kenyaatan,ketika dia datang untk sekedar menyapaku lalu mengajakkuberkenalan,
"Kok udah sampek jam sgini mbak?temannya blm datang ya?"
"Iya mas,temen-temen masih dijalan mungkin,gak kerja mas?"
"Kebetulan baru tugas keluar mbak,jadi bisa sambil maen cuci mata gitu,hehehehe.."tawanya membuat suasana sedikit mencair dari ketegangan dalam percakapan kami,
"Enak dong mas,"
"Gak juga mbak kalau cuman sendiri kan gak enak mbak,oya aku Iyus mbak sampeyan namanya sapa?" (oh God,jantung ini rasanya mau copot akirnya aku tahu siapa nama lelaki y selama ini kukagumi)
"Oya mas saya Thea,panggil Thea aja mas gak usah pake mbak ya kan udah tahu namaku sekarang,hehehehe..."

Obrolan kami pun berlanjut panjang lebar,siang ini berlalu begitu cepat,2hari kemudian dia datang lagi namun kali ini dia tak sendiri bersama seoran temannya.Kali ini dia mengajaku untuk saling bertukar nomor HP,setelah menobrol cukup lama dia pun berpamitan untuk kembali bekerja.Hubungan kamipun mulai lbh dekat,lebih sering bertemu,mengobrol,makan bareng..
"Thea,udah punya pacar blm?"
"knapa mas kok tanya gitu?"
"Gpp mas takutnya ntar ada yg marah klo Thea mas ajakin maen trus,hehehe"
"ow,blm kok mas I'm still single now,hehehehe.."

Aku mulai merasa ada yg berbeda dari sikapnya akir2 ini,dia lebih perhatian namun mulai protektif denganku.Aku merasa gak nyaman lagi dengan sikapnya yg seperti ini mengaur2 gak boleh ini,gak boleh itu,harus gini,harus gitu!
"Mas maaf aku gak suka sikap mas yg kaya gini ke aku,"
"Aku seperti ini karna aku sayang sama kamu dek,aku gak mau kenapa2!"
"Tapi gak kaya gini caranya mas,lagipula kita gak punya status apa2,jadi sampeyan gak punya hak ngatur2 aku mas..."
"Maaf dek klo aku salah,aku cuman kawatir sama sampeyan dek.."

Stelah kejadian itu aku mulai sedikit demi sedikit menjauh darinya,namun tetap saja dia selalu datang dalam hidupku.Mengapa dia tak berani menyatakan perasaannya klo dia memang benar2 sayang sama aku.Tebing diantarakami begitu curam sikap kami yang sama2 keras membuat kami sering beradu pendapat,sebab lain yg membua kami tak bisa bersatu adalah keyakinan,ya kami berbeda agama.

Hal ini yg akirnya menjadi pemisah diantara kami,hingga saat ni aku tak bisa memungkiri jika kehilangan ssok y begitukusayangi yg bisa melengkapi hidupku.Tapi inilah hidup,inilah saat yang begitunmenghancurkan hatik berkeing2 ketika kami putuskan untuk menjalani hidup kami masing2 tanpa saling ada hubungan lagi.
Makasih mas Iyus sampeyan dahkasih banyak artidalam hidupku walau kita tak bisa bersama,namun aku akan selalu mengingat hubungan yg pernah ada dan begitu indah ini.

Friday, 29 June 2012

DILEMA

Ada rasa yang berbeda...
Kau yang biasa penuh sapa,
Hilang ntah kemana
Hadirkan sbuah arti kejenuhan..
Berikan lamunantak berarti
Yang makin remukan hati
Kegundahan meraja dalam diri,
Penuh tanya tanpa ada sbuah jawab
Inikah awal dari sbuah "KEHANCURAN" ??

Wednesday, 13 June 2012

PENANTIAN

PENANTIAN

Dalam keheningan malam
Hembusan angin mulai menyapu lembut dalam diri
Kegundahan mengetuk dihati
Kubertaya dimanakan engkau??
Kunanti dan slalu kunanti,
Akan hadirnu dalam hariku...
Mengisi stiap jengkal langkah,
Stiap detik waktu yang berlalu bersama
Ada impian yang siap kuraih
Ketika kau yang kunanti,
Hadir sempurnakan hari-hariku
Hangatkan jiwa,menggapai assa..


Dorotea,June

Langit Jingga Parangtritis


Aku terdiam, menatap jauh ke langit jingga pantai Parangtritis. Masih terngiang kata kata terakhir yang diucapkannya.  Kata kata yang menjadi dinding pemisah di antara kami. Kata kata yang menyiratkan kekecewaan akan sebuah penantian.
*********
“Mas,sebenarnya apa yang kamu rasakan padaku? Perhatian yang selama ini kamu berikan itu apa? Selama Ini, apa yang sebenarnya kamu mau dari aku mas?”
“Win, aku ga punya maksud buat kamu merasa ga nyaman. Aku juga ga ingin kamu menyimpan banyak pertanyaan seperti ini. Aku sayang sama kamu Win, tulus.”
“iya, kalau begitu kenapa mas ga pernah ngungkapin perasaan mas padaku. Mas hanya ngasih perhatian. Mas buat aku merasa tenang.  Buat  aku merasa nyaman saat di samping mas. Mas hampir selalu ada saat aku butuh dukungan, saat aku butuh masukan. Tapi, kenapa selama ini mas hanya diam dengan hubungan kita yang ga jelas. Apa mas suka sama orang lain?”
“No, absolutely not. Aku ga punya pacar. Kamu tahu sendiri kan, aku sudah lama ga punya pacar.”
“Iya, aku tahu. Tapi kenapa selama 2 tahun kita berhubungan dekat seperti ini, mas ga pernah minta aku menjadi pacar ato kekasih mas. Kenapa mas?”
“Win, aku suka sama kamu, hanya saja saat ini aku sedang ingin mengembangkan diriku sendiri. Mengasah kemandirianku. Dan aku ga ingin membuat hubungan yang memecah konsentrasiku.”
“Memecah konsentrasi??? Teori apa itu. Apa karena selama ini aku lebih sering ngrepotin mas dengan sikapku yang cengeng dalam menghadapi masalah. Ato karena aku selalu bertanya tentang hal hal yang menyangkut kehidupan pribadi….”
“Winda, kamu bukan gadis cengeng. Justru di mata  aku kamu gadis yang kuat. Kamu udah banyak mengalami masalah yang ga seharusnya dialami oleh gadis seusia kamu. Kamu juga sudah mengalami pahitnya hidup dalam keluarga yang ga utuh. Tapi kamu tetep bertahan. Dan itu salah satu hal yang aku suka dari kamu.”
“Mas, aku lelah. Lelah dengan semua perhatian yang sampeyan berikan. Lelah denga semua perasaan yang ga ada kejelasanya.”
.

Tuesday, 27 March 2012

Sebuah Perjalanan Pulkam


Pagi mulai cerah, udara Jakarta kembali sesak oleh asap asap bajaj dan angkot. Dan Aku di sini, duduk menunggu ular besi menghampiriku di stasiun Senen. Sambil kupandangi seseorang di hadapanku. Seseorang yang rasanya tak asing lagi, namun juga Aku tak tahu siapa namanya. “Ah mungkin hanya perasaanku  saja “ gumamku dalam hati. Sweater merah dengan celana jeans yang tidak bisa dibilang ketat tapi juga tak bisa dibilang longgar. Rambutnya terurai sampai ke bahu, bahkan lebih. Menikmati secuil roti di pagi hari sambil asyik BBMan ria. “Hm... Kenapa aku jadi memperhatikan dia ya?” tanyaku pada diriku sendiri. “Ah bodo’, mending aku main game, Zombie, I’m coming....”.
“Ayo bertanding main Zombie...” sahut temanku dari belakang. “Eh chuy, ada cewek cantik” lanjutnya.
“Mana?”
“Tu yang pake sweater merah. Gile bro... Tu orang ato malaikat, asolole....”
“Ah biasa aja, dari tadi juga aku udah liat”
“Masa?”
“Iya”
“Eh tau ga dia datang ma siapa?”
“Mana aku tahu, aku bukan bapaknya”
“Kenalan yuk”
“Heleh... Omdo.. Mana berani U..”
He he he…” Dan kami pun sejenak melupakan gadis itu, asyik mempertahankan hidup dari serangan Zombie yang datang berturut turut.
Tak terasa waktu telah semakin siang, dan kami pun mulai lelah bertarung dengan pemakan otak yang tak kenal ampun.   Ular besi datang menghampiri, gerbong  1 no 10A dan 10B.
“Tumben keretanya sepi, biasanya padat”
“Iya, eh liat, itu kan gadis yang duduk di seberang kursi kita tadi.”
“Iya, nah sekarang berani kenalan ga? Mumpung masih di kereta, tar kalo udah turun nyesel  lagi. Jadi hantu penasaran loe…”
“Ah loe aja, lagi males nieh”
“Heleh, bilang ja ga berani..”
“Coba… U berani ga?”
“Oke…”
Kursi 6A, Gerbong no 1. Sweater merah, celana jeans. Tas hitam merk Polo, rambut terurai ke bahu dengan jam tangan keemasan. Kulit wajahnya putih bersih. Fiuh… Cantik sekali gadis ini.
“Permisi… boleh duduk di sini” sapaku sambil menunjuk  tempat duduk di sebelahnya.
“Yup silakan” jawabnya singkat –sambil cuek sebenarnya-.
Akupun duduk di sebelahnya, kemudian ku buka HP Sony Ericsson jadul yang tidak ada pesan ataupun panggilan. Kusibukkan diri dengan ber Facebookan ria, berusaha mengimbangi cueknya dia. “Pop mie.. Kopi… Susu jahenya mas, yang ngopi yang ngopi” tawar seorang pedagang sambil lalu di samping “tempat dudukku” yang baru. Aha…. Muncul ide iseng dalam otakku. Ku pesan satu Pop Mie rasa baso sapi. Setelah beberapa menit berlalu, -sambil sebenarnya males- kusantap  Pop Mie di tanganku.
“Makan mbak..”
“Ya makasih”
Dilepasnya sweater merah, sambil mengipas-ngipas tubuhnya dengan tangan yang mungkin tak banyak efeknya. Kereta bisnis memang terasa panas saat sedang berhenti.
“Panas banget yach..”celetuknya tanpa kusadari
“Ehm… iya beginilah kereta bisnis kalo sedang berhenti” jawabku sambil menelan Pop mie. “Emang turun di mana mbak?”
“Turun di Kutoarjo, mas turun di mana? Jogja?”
“He eh” ku buang bungkus Pop mie keluar jendela kereta kemudian ku minum Aqua dari botol yang sudah ku bawa.
“Liburan ato pulang kampung?”
“Liburan, ke tempet nenek aja. Pengen lari dari bisingnya Jakarta”
“Emang dikejar kejar ya?”
“Iya, sampai terbawa mimpi malah” jawabnya sambil tersenyum. Ah.. manis sekali senyumnya.
Sembari kereta terus berjalan, kamipun mulai saling bercerita dan bercanda. Karena aku juga sudah lama tinggal di Jakarta, tidak sulit untuk membuat pembicaraan nyambung. Dan kamipun semakin akrab. Tak tahu sudah berapa jam kami ngobrol dan bercanda tanpa henti.
Aku berdiri, lantas berpura-pura memutar badan, meregangkan punggung. Ku lihat temanku hanya tersenyum-senyum melihat aksiku. Diacungkannya jempol tangan kanannya sambil berkata “Boleh juga loe”
Yuli, Yuliana Indahsari itulah namanya. Bintangnya Leo sama denganku. Dia juga cerdas, setidaknya lebih cerdas dari aku –emang aku cerdas?, gaje iya-. Cukup tinggi, 163 cm dengan berat badan 50 kg. ideal memang. S1 Universitas Indonesia tahun lalu lulusnya, tinggal di Kramat Kwitang bersama ayah ibunya sejak kelas 5 SD. Sebelumnya diasuh neneknya di Kutoarjo.

“Eh Zi, kok aku ngrasa pernah ketemu U ya sebelumnya”
“Di mana? Di rutan? Apa di kebun binatang”
“Ha ha ha, serius tau. Kayaknya udah kenal lama gitu. Udah familiar banget rasanya ngobrol sama U”
Aha… tinkkkkk. “ Masa? Mana ada ketemu aku sebelumnya. Aku aja baru kali ini ketemu sama gadis secantik U”
“Deni Cagur banget…. Gombal”
“Ha ha ha. Kan lagi nge-trend”
“Eh serius tau. Kayak udah kenal lama…..banget”
“Ya mugkin sekedar cocok aja”
Pembicaraan terus berlanjut, tak terhitung topic yang kami bicarakan. Hobi, masa lalu, rencana ke depan, film, bahkan politik. Hampir hampir kami menjadi politikus jika saja kereta tidak melambat. Tak terasa ternyata stasiun Kutoarjo sudah di depan mata.
“Cepet banget, ga terasa ya?” Tanya Yuli retorik
“Ehem”
Bergegas ia mengambil tas hitamnya sambil menuju pintu keluar yang tidak banyak orang antre karena memang kereta tidak penuh.
“Gimana kalau 1 tahun lagi kita ketemu di kereta ini”
“Ha ha ha, FTV banget” jawabku sambil tertawa
“Serius, kan kalau jodoh pasti ketemu lagi. Ya kan?”
“Ha ha ha. It’s real world girl. But thanks for the conversation, I enjoyed it much”
“Me too. See U 1 year later” sahutnya sambil keluar dari kereta dan melambaikan tangan
Wow, masih saja aku terpana dengan kecantikannya. Yuliana Indahsari, 10 Maret 2012. Sebuah perkenalan yang menyenangkan mengisi perjalanan pulang melepas kepenatan setelah BMC.

Monday, 2 May 2011

Belajar Membuat Website Berbasis Wordpress Part 2 (Mendapatkan Hosting GRATIS)

Langit mendung, rintik air turun jatuh ke bumi. Bintang tak terlihat malam ini. Bulanpun enggan tersenyum. Yah, mungkin mereka tahu isi hatiku. Wkwkwwkw…. Sok puitis… He he he.
Okey, melanjutkan tulisan kemarin, Membangun Website Berbasis Wordpress, kali ini kita akan melanjutkan ke langkah berikutnya. Yaitu mendapatkan hosting gratis. Dalam hal ini aku menggunakan hosting graris dari www.000webhost.com . Aku memilih menggunakan www.000webhost.com karena hosting gratis ini cukup terkenal di kalangan gretongers alias pecinta gratisan. He he he. Kenapa terkenal???? Karena e karena:

1. Hosting di tempat ini FULL gratis!!! 100% gratis. Tanpa embel embel. Mau satu tahun, 2 tahun pokoknya gratis, selamanya…. “menurut pernyataan dari www.000webost.com sendiri lho….”
2. Tanpa iklan. Kebanyakan hosting gratis menempatkan iklan baik berupa banner maupun iklan baris bahkan kadang pop-up dalam situs yang bernaung di bawahnya. Tentu saja hal ini sangat mengganggu pemakai hosting gratis. Karena terkadang iklan yang ditampilkan tidak sesuai dengan web yang kita bangun. Tapi tidak dengan www.000webhost.com . Hosting di tempat ini 100% tanpa iklan yang ditanam. Tanpa pop-up yang mengganggu.
3. Support Wordpress. Ya, tentu saja, karen aku ingin membangun situs berbasis wordpress aku memilih hosting yang men-support wordpress. Meskipun layanan Fantastico di tempat ini sulit untuk dijalankan terutama untuk paket gratis, tapi kita masih bisa menggunakan layanan upload .zip file agar wordpress bisa kita install di tempat ini.
4. Disk Space 1500 MB, Data Transfer 100 GB / month. Wow, bukan cuma lumayan. Tapi sudah bisa dibilang bagus. Dengan angka segitu, kita sudah bisa mebengun web profesional!!!
5. Mendukung PHP, MYSQL, (opo kuwi….. aku yo ra ngerti kok) ha ha ha. Dan terdapat c-panelnya. Katanya sih kalau ada ketiganya berarti bagus. Padahal aku juga ga gitu gitu paham. He he he.
6. Lupa. Pokoknya banyak alasan para gretongers menyukai hosting di tempat ini.

Okey… langsung aja… Berikut cara mendaftarkan diri di www.000webost.com.
1. Buka baju, ambil handuk terus mandi.
2. Kalo sudah selesai, pakai baju yang baru jangan lupa pakai parfum yang harum biar gapang diterimanya. Ha ha ha. (Apa hubungannya coba)
3. Langsung ke TKP. Masuk ke www.000webost.com.
4. Karena kita pecinta gratisan, kita pilih saja yang sebelah kiri, yang gratis. Klik “Order now”
5. Lalu isikan data diri sesuai dengan formnya. Kalau Domain ya diisi dengan domain yang sebelumnya kita buat. Itu yang kemarin kita buat di CO.CC. Kalau e-mail jangan diisi dengan alamat rumah. Dan kalau nama, jangan diisi temapt lahir. OK????
6. Setelah semua diisi, langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi. Buka email kita, lalu klik email dari www.000webost.com untuk melakukan verifikasi.
7. Log in kembali ke www.000webost.com dengan email dan password yang telah kita buat sebelumnya. Kalau tidak ada form-nya, coba lihat daftar sebelah kanan. Di sana ada menu “member area”. Klik saja.
8. Setelah masuk, akan ada daftar domain yang kita kelola. Klik link “activate” untuk mengaktifkan hosting gatis.

Selesai deh pendaftaran hosting gratis di www.000webost.com. Proses aktivasi sendiri sebenarnya memakan waktu 2 hari. Kadang lebih. Sambil menunggu proses aktivasi, dari pada ngangur kita bisa mempersiapkan file Wordpress untuk kita upload. Atau bisa juga melihat lihat theme yang akan kita pakai. Atau menulis artikel atau apalah. Tapi saranku, lenih baik kita mempersiapkan file master Wordpress yang akan kita upload untuk menjadi engine dari web kita. Carannya….. Besok lagi. Tunggu posting berikutnya. Ho ho ho.

Sunday, 24 April 2011

Belajar Membuat Website Berbasis Wordpress

Terasa lama juga tidak mambuat artikel baru di blog yang sangat simple ini. Ya, mungkin karena saat ini aku memiliki banyak waktu luang sehingga terasa asing jika tidak melakukan sesuatu yang baru. Well kali ini aku pengen berbagi tentang apa yang aku lakukan beberapa waktu yang lalu. Yaitu…. Aku mencoba membuat sebuah website berbasis Wordpress, dengan domain gratis dari www.CO.CC dan hosting gratis di www.000webhost.com. Sedikit berbagi saja, mungkin ada di antara teman teman yang belum tahu domain dan hosting. Domain itu ibarat alamat rumah. Di RT berapa, RW berapa, desa mana, kecamatan mana. Intinya domain adalah alamat dari sebuah situs yang kita buat. Nah, sedangkan hosting adalah tempat (kavling) rumah kita berada. Domain adalah alamatnya, sedangkan hosting adalah bentuk fisiknya. Seperti itu gampangnya.
Okey, hal yang pertama aku lakukan adalah mendaftarkan sebuah nama untuk domain di www.CO.CC. Caranya sangat mudah, check it out.
1. Langsung aja ke TKP, www.CO.CC di sana akan ada kotak untuk memasukkan nama domain dengan format www.namadomain.co.cc. Nama domain adalah nama yang kita pilih. Boleh apa saja. Nama domain ini yang akan menjadi alamat dari website yang kita buat nantinya.
2. Cek ketersediaan nama dengan meng-klik “check availability”. Kalau masih tersedia maka akan ada pemberitahua perwarna hijau, kalau sudah terpakai pemberitahuannya berwarna merah.
3. Kalau nama domain sudah didapat, langkah selanjutnya adalah melanjutkan regristrasi. Klik saja tombol “continue to registration”. Kita akan di bawa ke halaman baru, yang di sana kita akan diminta untuk mengisikan email dan password.
4. Kalau kita belum memiliki akun, klik saja link di bawah form “create an account now”.
5. Berikutnya mengisi kotak informasi. Isikan sesuai dengan data diri. Pokoknya diisi sampai selesai. Lalu log in dengan email dan password yang tadi kita buat.
6. Kalau sudah jadi, langkah yang paling penting adalah men-setup domain kita sebelum 24 jam. Karena, kalau domain kita tidak kita set up maka domain kita akan dihapus. Langsung saja klik set up.
7. Lalu klik pilihan pertama”manage DNS”. Untuk sementara, sebelum kita memiliki hosting di www.000webhost.com isikan ns01.000webhost.com untuk server yang pertama. Dan ns02.000webhost.com untuk server di bawahnya. Server ini nanti akan kita sesuaikan dengan server yang kita dapat setelah mendaftar hosting di www.000webhost.com
Nah, selesai sudah langkah pertama untuk membuat sebuah website, tinggal melanjutkan langkah berikutnya yaitu mendaftar hosting gratis di www.000webhost.com . Untuk mengikuti langkah sederhana ini, tunggu posting berikutnya ya… aku sudah capek nulis. He he he. See U later guys…

Tuesday, 19 April 2011

Latihan Menulis (tutor dasar blogging)

Beberapa waktu yang lalu, ada temen yang minta dibagiin cara mengganti ikon blogger, ada juga yang meminta dibagi cara menambah “Read more” pakai gambar. Hehehehe. Emangnya aku pengalaman apa di dunia blogging?? Aku aja masih ajaran kok mas…. Yang aku tahu cuma nulis apa yang ada di kepalaku. Kalau adanya bakwan ya tak tulis bakwan. Kalau adanya siomay ya tak tulis siomay… hehehehe. Tapi untungnya yang diminta sudah aku lakuin jadinya bisa dech aku tulisin buat yang minta..
Ngomong ngomong soal tulis menulis, ternyata butuh kesabaran. Bener lho… Menulis ternyata tidak semudah membaca.. Asli. Tutorial singkat yang aku tulis aja lama selesainya. Padahal isinya Cuma 6 hal yang pernah aku lakuin. Ya, otak atik blog ini aja. Tapi ternyata… weleh weleh… nulis tutor lama juga. Lebih cepet nulis uneg2 dalam utek. Aku ga bisa bayangin kalau orang membuat tutorial 1 buku gitu selesainya berapa hari coba… 6 hal aja selesainya 2 jam (sudah termasuk edit gambar), lha kalau yang 100 halaman itu berapa hari hayo…. Salut buat para penulis. Two tumbs up… o iya, ngomong2 tutorku udah jadi. Hihihih. Yang mau lihat silakan, kritik dan saran sangat saya harapkan… syukur ada yang mau membantu nulis. Amien….. yang mau download silakan klik DOWNLOAD. .o iya, kalu ada yang ingin berbagi tutor, silakan langsung aja. Fitria dan Dewi, mana tulisannya???? hmmmmmmmm

Sunday, 10 April 2011

Internet Download Manager

Semalam ada yang nanyain IDM, hey kalo download IDM di mana? Yang udah di crack ada ga? Heleh heleh… sukanya kok cari yang gratisan… dasar orang Indonesia. Hehehe. Tapi ngomong ngomong pake IDM emang lebih enak kok, lebih cepet downoadnya. Kenapa ya??
.
Menurut para dedengkot, ahli ahli, pakar pakar dan suhu suhu dunia maya nie, katanya sich ada banyak faktor. Yang sering disebutin kaya gini:
IDM memecah file yang akan di download dan menggunakan maksimal port yang ada untuk melakukan download. Artinya, kalo ada 10 port ya dipake semua, trus itu file dipecah menjadi 10 bagian. Didownloadlah itu file melalui 10 port yang setiap port mulai downloadnya beda bagian. Port 1 download kepalanya, port 2 download lehernya, port 3 download tangannya pokoknya dst lah…. Nah baru setelah semua file terdownload, di susun lagi itu file yang pecah- pecah menjadi 1 bagian utuh. Dan… teng tereng…. Jadilah pinokio…. Hehehe maksudnya file asli yang utuh. Gitu…. Katanya sich. Tapi yang jelas emang cepet. Nah… tapi kan IDM trial Cuma 30 hari. Kesananya gimana dunk? Sante aja, masih ada eyang Google yang siap membantu. Kalo mau Googling.. Kalo ga mau ya baca aja contekan di bawah nie…
Kata dedengkot dunia hitam … -bahasane-…. Hehehe… di crack aja dech biar full gratis selamanya. Ngecraknya aku lupa, alias males nulis lagi. Mending download panduannya aja. Nie linknya:
IDM nya dulu.. versi 6.05 kayaknya. Donlod IDM
Nah, cracknya yang ini Donlod Cracknya
kalo udah donlod ya udah tinggal ikuti ja instruksinya. pengalaman aku sich manjur, buat U ga tahu ya.... Tergantung amal dan perbuatan kalee.... Kalo masih belum bisa, coba aja masukin serial numbernya yang ada di crack file berkali kali. tar juga mau. Setinggi apapun gunung es, lama-lama cair juga. Seangkuh apapun cewek, kalo terus dirayu, tar juga mau. wkwkwkkwwkwkk. enjoy donloding.... O iya lupa, ada triknya biar IDM jadi lebih cepet. besok aku tulis dah...
.

Saturday, 9 April 2011

Why???? Mengapa (english version)?

Why? This word  so often shouts in my ear. It also often becomes a best friend in solving problems that I face. But sometimes it becomes a ghost who whisper of doubt in me. Yes, why. So simple words but not as simple as a result if it is used in wrong way. This word also just has 3 vowels can be pronounced in less then 3 seconds. But it is often not enough 3 minutes to answer. Why? This word is what lead Newton became a great inventor. When people just casually look at the fallen apples, the word shouted in the  Newton's ears. And inspire him to answer it that turned him out   a very famous person. Why? Oh why "why" becomes a scourge that  quite stressful if spoken to his student by teacher in the context of the question?. What a unique word  and contains a thousand meanings. But also bring a thousand excuses and a thousand problems. Very interesting word. At one moment it can inspires many people. At the other moment  it could make selling drugs headache for those made dizzy by it. And it also made me write this article. Yes, why did I become so interested in writing this article? And why am I taking the time to write it? And also why  do I intend to share it with others? Hmhmh. Why would I be asking questions? Huh .. perhaps only philosopher who can answer it. Why? Why should philosopher? Why? and why?

Saturday, 2 April 2011

Mengapa?????

Mengapa? Kata yang satu ini begitu sering berteriak dalam telingaku. Sering juga menjadi teman terbaik dalam memecahkan masalah yang aku hadapi. Tapi kadang juga menjadi hantu yang membisikan keraguan dalam diriku. Ya, mengapa.
Begitu sederhana kata ini, tetapi tak sesederhana akibat yang ditimbulkannya jika salah menggunakan. Kata ini juga hanya memiliki 3 vokal yang bisa diucapkan dalam waktu kurang 3 detik. Tetapi seringkali tidak cukup 3 menit untuk menjawabnya. Mengapa? Kata itulah yang mengantar Newtonmenjadi penemu yang hebat. Di kala orang lain begitu saja acuh melihat apel yang jatuh, kata itu berteriak di telinga Newton . Dan menginspirasi dia untuk menjawabnya yang ternyata menjadikannya orang yang sangat terkenal. Mengapa? Ya mengapa mengapa menjadi momok yang cukup menegangkan jika diucapkan guru kepada muridnya dalam konteks pertanyaan. Sungguh kata yang unik dan mengandung seribu arti. Namun juga membawa seribu alasan dan seribu permasalahan. Benar benar kata yang luar biasa. Di satu saat ia bisa menginspirasi banyak orang. Di saat lein ia bisa membuat laris obat sakit kepala bagi mereka yang dibuat pusing karenanya. Dan kat aitu juga yang membuatku menulis tulisan ini. Ya, mengapa aku jadi tertarik untuk menulis tulisan ini? Dan mengapa aku menyempatkan waktu untuk menuliskannya? Dan mengapa juga aku berniat untuk membaginya dengan orang lain? Hmhmh. Mengapa aku jadi bertanya tanya? Huh.. mungkin hanya orang filsafat yang mampu menjawabnya. Mengapa? Mengapa harus orang filsafat? Mengapa? dan mengapa?

Thursday, 31 March 2011

Lessons from failure / pelajaran dari kegagalan

Some time ago, my friend sent me an SMS and asking bout me. I told him that I had good news. My friend asked me "What good news?".

"Yesterday, 2 of my deals failed. Settled "

"Good news?. How could it be? "

Yes, it's different what my friend was thinking with what's in my head. Obviously very different. My friend thought that my failure is bad news. While I think it's good news. Maybe it's weird. But obviously it's good news. At least that failure teach me many things. Shown me a lot of mistakes I have done in building the business. Yes, indeed I also feel it. The failure was very bitter. Even painful. But clearly,  I feel the benefits of failure. I was reminded about words from a trainer when I follow the seminar. "The first ladder of success is failure, if you want to succeed, do not be afraid to fail." Similar to words I read in a book of motivation. Alpha Eddison made 100 failures and only 1 success! Imagine, the comparison is very painful if we use our feeling. But Alpha Eddison did not give up. If only he gave up in his efforts,  45th failure for example, may be currently the world's still dark with no light from the lamp at night. So it's very stupid if I gave up in the 2nd failure deal. Instead of my failures I tried to take lessons as much as possible. If my friend thought it's bad news, he was right. And I just smile when read his SMS as reaction from him. Hehehe. Of course, my friend didn't  do what I do. And don't think what I think. Our thinking is different, our actions are also different. And I don't blame him, because he was right (according to the condition was), but I also feel it is true that my failure was good news (according to my situation). Yes it is, different outlook.



Another story with my friends who are doing similar business with me. He had failed, much worse than me. Not only failed in the transaction, but also suffer substantial material harm towards  his failure. 300 units of commodities was rejected . Because of specification units. Wow ... .. 17 000 times 300. The loss on commodity Rp. 5.1 million. Not including postage and labor. Not including the added loss of good name and the time wasted towards his rejection. Ckckck. Yet on the other hand, at the same time he also suffered a loss of his investment that didn't work. Wow, a very valuable lesson.


So, at least I learned 4 things from the our failures.


1. In running a business, we must have a high consistency.

Clearly, from my experience that I wrote some time ago, consistency is needed in every corner of the business. Even the slightest thing, I (we) should be consistent. Timing, placement, specifications, quantities, and against other things, I should be more consistent


2. Understanding the situation and conditions and business associates.

The situation could change at any time either because of internal and external factors. Just like a war. Lack of understanding the battlefield will give a bad result. As my experience, because I  was careless in calculating the cost of delivery, there was a increasing price that quite burdensome. Though the basic price is appropriate. But because I don't understand combat field, I rely on delivery services that cost is quite burdensome for buyers. And from this case, I began trying to find alternative delivery methods that effective and cheap. It's different with my friend, because of lack of co-workers understanding the character, he suffer  losses from investment that are not rotating. I must be careful in looking for business partners.


3. Studying the flow of distribution.

Yes, I've seen the players in this business just that men again and again. Even a person often plays doubles. In one time he becomes buyer, and also seller. And I hope to get final buyers. So that I can get pretty good prices. From that day I learned how to understand the flow of business distribution.


4. Learning to be patient.

Nothing is instant. That's the basic principle of successful entrepreneurs. Before plunging into the business world, I think can make a big deal and sustained in a single shot.. Apparently not. It's need to be patient to make a good deal. It takes patience to build good image. It takes patience in dealing with the fussy consumers. And it took patience to accept failure.


I am grateful to have been given for this failure. Because I learned many things. And I will improve myself to greet the next deal. Yes ... .. I'm sure I could make a better deal than it is today.

Wednesday, 30 March 2011

Pelajaran dari kegagalan

Beberapa waktu yang lalu, temanku sms aq dan menanyakan kabarku. Aq bilang kalau aq punya kabar baik. Temanku bertanya kepadaku “ Kabar baik apa?”.
“Kemarin, 2 transaksiku gagal. Mantap”
“ Seperti itu kok kabar baik, aneh. Baik darimana?”
Ya, memang berbeda apa yang dipikirkan temanku dengan apa yang ada di kepalaku. Jelas sangat berbeda. Temanku menganggap bahwa kegagalanku adalah kabar buruk. Sedangkan aku menganggap itu kabar baik. Mungkin aneh. Tapi jelas itu kabar baik. Setidaknya kegagalan itu mngajariku banyak hal. Menunjukkanku banyak kesalahan yang telah aku lakukan dalam membangun usaha. Ya, memang aku juga merasakannya. Kegagalan itu sangat pahit. Bahkan menyakitkan. Tapi jelas, bahwa saat ini aku merasakan manfaat dari kegagalan itu. Aku jadi teringat tentang kata2 dari seorang trainer waktu aku mengikuti seminarnya. “ Tangga pertama dari kesuksesan adalah kegagalan, kalo Anda ingin sukses, jangan takut untuk gagal”. Mirip dengan yang aku baca di sebuah buku motivasi. Alpha Eddison membuat 100 kegagalan dan hanya 1 kesuksesan! Bayangkan, perbandingan yang sangat menyakitkan jika kita menggunakan perasaan. Tetapi Alpha Eddison tidak menyerah. Jika saja beliau menyerah dalam usahanya, katakan kegagalan ke 45 misalnya, mungkin saat ini dunia masih gelap gulita tanpa cahaya dari lampu di malam hari. Jadi sangat bodoh jika aku menyerah dalam kegagalan transaksiku yang ke2. Justru dari kegagaln itulah aku berusaha mengambil pelajaran sebanyak mungkin. Jika temanku yang menganggap hal itu adalah kabar buruk, wajar. Dan aku hanya tersenyum membaca reaksi sms darinya. Hehehe. Tentu saja, temanku tidak melakukan apa yang aku lakukan. Dan tidak memikirkan apa yang aku pikirkan. Pemikiran kami berbeda, tindakan kami juga berbeda. Dan aku tidak menyalahkannya, karena ia memang benar (menurut keadaanya), tapi aku juga merasa benar bahwa kegaganku itu kabar baik (menurut keadaanku). Ya begitulah, beda cara pandang.

Lain lagi dengan temanku yang melakukan bisnis yang mirip denganku. Dia sudah gagal, jauh lebih parah dari aku. Bukan hanya gagal dalam bertransaksi, tapi juga menenggung kerugian materi yagn cukup besar atas kegagalannya. 300 unit komoditi yang ditawarkan ditolak semua. Karena masalah spesifikasi unit. Wow….. 17.000 kali 300. Kerugian atas komoditinya Rp. 5.100.000. Belum termasuk ongkos kirim dan tenaga kerja. Belum lagi ditambah kerugian nama baik dan waktu yagn terbuang. Ckckck. Padahal di lain pihak, pada saat yang bersamaan dia juga mengalami kerugian atas modal yang tidak berputar. Wow, pelajaran yang sangat berharga.

So, setidaknya aku belajar 4 hal dari kegagalan kami berdua.

1. Dalam menjalankan usaha, kita harus memiliki konsistensi yang tinggi.
Jelas, dari pengalamanku yang aku tulis beberapa waktu lalu, konsistensi sangat diperlukan dalam setiap sudut bisnis. Bahkan dalam hal sekecil apapun, aku (kita ) harus konsisten. Waktu, tempat, spesifikasi, jumlah, dan terhadap hal hal lain aku harus lebih konsisten

2. Memahami situasi dan kondisi serta rekan bisnis.
Keadaan bisa berubah kapan saja baik karena faktor internal maupun eksternal.  Kekurang-telitian dalam memahami medan tempur bisa berakibat melesetnya target. Seperti yang aku alami, karena aku kurang teliti dalam menghitung biaya pengantaran terjadilah kenaikan harga yang cukup memberatkan. Padahal harga dasarnya sudah sesuai. Tetapi karena aku kurang paham medan tempurnya, aku mengandalkan jasa pengiriman yang biayanya ternyata cukup memberatkan ‘pembeli. Dan dari kejadian itu, akku mulai berusaha mencari alternatif atas metode pengiriman yang efektif dan murah. Berbeda lagi dengan temanku, karena kurang mengerti karakter rekan kerja, dia jadi menderirta kerugian atas mpdal yang tidak berputar. Aku harus berhati hati dalam mencari rekan bisnis.

3. Mempelajari aliran disribusi.
Ya, selama ini aku lihat pemain dalam bisnis ini hanya itu2 saja. Bahkan sering seseorang berperan ganda. Saat ini menjadi pembeli, saat ini juga manjadi penjual. Padahal aku berharap dapat memperoleh pembeli akhir. Sehingga harga yang didapat cukup bagus. Dari sinilah aku belajar bagaimana memahami aliran distribusi bisnis.

4. Belajar bersabar.
Tidak ada yang instan. Itulah prinsip dasar usahawan sukses. Dulu sebelu terjun ke dunia usaha, aku berpikir bisa membuat deal besar dan berkelanjutan dalam sekali tembak. Ternyata tidak. Butuh kessabaran untuk membuat deal yang bagus. Butuh kesabaran untuk membengun image yang baik. Butuh kesabaran dalam menghadapi konsumen yang rewel. Dan butuh kesabaran dalam menerima kegagalan.

Aku bersyukur telah diberikan kegagalan ini. Karena aku belajar banyak hal. Dan aku akan memperbaiki diri untuk menyambut deal berikutnya. Ya….. Aku yakin bisa membuat deal yang lebih baik dari saat ini.

Tuesday, 22 March 2011

Belajar menjadi baik

Alhamdulillah, apa yang selama ini aku lakukan banyak membawa hasil yang bermanfaat untukku meskipun bukan uang. Ya, lagi lagi aku mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang asing yang menghubungiku lewat sms. Sifat rendah hati. Aku sudah tahu hal ini sejak lama, tapi dalam dunia professional aku baru menyadarinya sekarang. Menakjubkan, mungkin itulah satu-satunya kata yang dapat mengungkapkaan sifat rendah hati dalam profesionalisme. Mereka yang telah mendapat banyak dan lebih banyak kesuksesan justru lebih suka merendahkan hati mereka daripada aku yang baru memulai sebuah usaha. Memalukan. Ya, bagaimana tidak. Seorang kampiun dalam bidaang yang sedang aku geluti, dengan sangat sadar menawarkan dengan konteks meminta kerjasama. Bukankah konteks meminta kerjasama berarti beliau menghargai aku??? Sebelum aku tahu siapa beliau, aku sedikit tinggi dalam penawaran. Merasa dihargai membuatku menaikkan nilai tawar. Tetapi… huh… aku malu pada diriku sendiri setelah mengetahui siapa lawan bicaraku. Seorang senior. Kampiun dengan omset yang jauh diatasku!!!! Bagai langit dan bumi. Hal ini kembali mengingatkaku tentang kejadian yang mirip yang dialami temanku.
Beberapa waktu lalau temanku (sebut saja Fulan, untuk menjag rahasia perusahaan) kembali menggeliatkan usahanya. Menawarkan sebuah bentuk kerjasama untuk usahamya. Kemudian seseorang menghubungi Fulan dan menyatakan minatnya untuk bekerjasama. Fulan dengan penuh antusias menanggapi dan berjanji akan melakukan tindak lanjut. Sorenya, beliau kembali menghubingi Fulan untuk melakukan pembicaraan yang lebih intensif,
“Saya tertarik dengan penawaran kerjasama ini, kapan pak saya boleh sowan ke tempat bapak?” (beliau menggunakan kata sowan untuk merendah)
“Saat ini saya sedang sibuk, paling cepat minggu depan.”
“O ya pak, matur nuwun atas kelonggaran waktunya” (konteks yang meninggikan fulan)

Singkat cerita, telusur punya telusur. Usut punya usut, orang ini bukan sembarang orang. Bahkan Fulan ketika bercerita kepadaku berkata, “Malu aku, berlagak tinggi tapi ternyata tidak ada apa2nya”. Bagaimana fulan tidak malu, ternyata orang yang menghubungi Fulan adalah investor besar. Seorang yang sangat berpengalaman dalam bidang investasi dan pengmbangan bisnis. Pada akhirnya, beliau juga yang mengajari Fulan membuat kontrak bisnis yang baik, membuat proyeksi usaha yang benar sesuai analisa lapangan, membuat rencana perputaran modal dan juga yang memberikan modal kepada Fulan. Tidak tangggung tangggung, 180 juta rupiah cair hanya dalam waktu semalam. Luar biasa… tapi sayang, aku kurang tanggap. Aku mengulangi kesalahan yang sama dengan yang dilakukan Fulan. Padahal aku sudah mengetahui kisahnya sebelum terjadi padaku. Malu yang tak terkira. Itulah perasaanku. Dan aku kembali belajar hari ini. Belajar untuk menjadi rendah hati. Belajar untuk menjadi orang yang kuat tanpa harus menunjukkan kekuatannya. Belajar seperti mereka, menjadi kaya tanpa harus menunjukkan kemewahannya. Belajar untuk menjadi pribadi yang memiliki kekuatan tanpa harus memamerkannya. Ya, mudah mudhan aku bisa menjadi seperti itu. Amin.

Monday, 21 March 2011

Pelajaran 2 sms

Sehari tadi terasa sangat panas. Bisa dikatakan paling panas dalam seminggu ini. Dan wow, tentu saja rutinitas selalu menemani. bekerja, itulah rutinitas harianku. O iya, selama ini aku bekerja di salah satu anak perusahaan Astra. Perakitan sepeda motor. Dan aku di bagian PPC. Bagian yang tidak banyak memerlukan pikiran. Sayang sekali. Tapi tidak masalah, justru itu yang membuat aku memiliki banyak waktu untuk memikirakn hal lain. Mencoba berbisnis. Okey, hari yang panas telah berlalu dan aku sudah selesai dengan menulis laporanku. Hm... Santai sejenak.. Tiba tiba hapeku berbunyi.. Sms diterima.. Dan ternyata isinya adalah konfirmasi tentang komoditi yang aku jual. Well... Entah kenapa aku tidak begitu bersemangat seperti biasanya menanggapi sms berbau bisnis. Padahal biasanya aku sangat antusisias kalau mendapat sms bisnis. Okey, aku jawab seperlunya. Kemudian beliau menjawab dengan pertanyaan yang justru membuat jantungku berdebar. Wow, jelas terlihat bahwa aku melakukan kesalahan. Aku telah melakukan tindakan yang berakibat fatal. Dan aku bisa merasakannya. Perasaan yang sangat tidak nyaman. Perasaan kecewa. Perasaan gagal. Perasaan bersalah. Ya, dan aku memang salah. Ini adalah koreksi terbesar yang pernah aku terima dalam menjalankan bisnis. Sebuah koreksi yang luar biasa yang hanya ditulis dalam beberapa kalimat. Dalam 2 sms. wow.... Luar biasa... Mantap. Pukulan telak telah aku terima. Gubrak.... Semangatku terjatuh. Nyaliku menciut.. Bergidig jika aku mengingatnya. Koreksi tajam yang sangat mematikan. Atau sangat menghidupkan?????? Dan aku belajar 1 hal yang sangat penting hari ini. Tentang sebuah konsistensi yang harus kita pegang. Konsistensi terhadap hal hal kecil yang jika diabaikan akan berakibat fatal. ya. Dan aku bersyukur telah diingatkan. Telah dijatuhkan. Telah dipukul. Telah dicekoki jamu pahit dalam 2 sms. Mantap.... Hal yang takkan pernah aku lupakan. Walau mungkin hubungan bisnis kami tidak berlanjut tapi aku tetap berterimakasih atas 2 sms yang mematikan.